<body>
Hai Intan
Thursday, October 6, 2016 @10:28 PM





Intan, di sini ada ratusan tempat indah. Dari semuanya, mungkin tidak sampai satu persen sudah kukunjungi. Ada banyak alasan. Sayangnya bukan hanya soal keterbatasan waktu dan dana. Itu nomer dua. Padahal kalau itu adalah kota kita, hal tersebut akan menjadi alasan utama.
Setiap kali aku mengetahui suatu tempat, entah itu lewat gambar nyata atau gambaran orang lain, otakku selalu ikut membayangkan. Dan selalu ada orang tuaku, lalu kamu di sana. Aku bukannya berlebihan, tapi memang itu yang terjadi.

Ketakutanku waktu itu ternyata tidak beralasan. Perpisahan kita waktu itu memang kurang meriah, tapi kenyataannya kamu tidak benar-benar memisahkan diri. Kamu ada di mana-mana. Dan itu membuatku bertanya-tanya, apa mungkin keputusan untuk sering melihat satu sama lain dahulu adalah salah. Kita terlalu sering bertemu, sampai hampir setiap hal, memanggil kembali memori tentang kamu. Aku sering tiba-tiba tertawa. Misalnya ketika melihat helm, atau melihat dosen linguistik yang ternyata mirip Pak Wardi, atau hape teman yang retak layarnya. Ada kamu di sana. Dan mungkin itu salah satu dari sedikit momen di mana aku benar-benar tertawa di kota ini.

Aku pikir aku punya kelainan. Sindrom tertawa berlebih yang kita sebut-sebut dulu, kupikir memang benar-benar ada. Tapi ternyata di sini aku berhenti tertawa. Aku lupa kapan terakhir pura-pura tertawa saat di SMA, tapi di sini, hal itu kerap terjadi. Fake personality kian lama kian dahsyat menguasai perilakuku.\

Kelihatannya aku patut menuntut pertanggungjawabanmu atas semua kekacauan ini. Dan juga, maaf ya baru bisa mengucapkan sekarang. Tapi hari ulang tahunmu ini cukup untuk mengacaukan rundown yang sudah susah payah aku desain. Hari Jumat sebagai hari teraturku benar-benar rusak. Acara seminar aku batalkan, apalagi acara cuci baju, hihi.

Semoga kamu tidak merasakan hal yang sama ya Intan, karena ternyata sama sekali bukan perasaan yang patut disyukuri. Selamat ulang tahun yang ke sembilan belas. Terlalu banyak harapan yang selalu punya cacat jika dibahasakan dengan kata-kata. Selalu lakukan yang terbaik di mana pun kamu berada :)
Aku sayang kamu. MUACH.


+ Follow

▼▼▼
幸せはすぐそばにあります。
Happiness is just around the corner.
Previous // Next