Es
Monday, March 17, 2014
@8:05 AM
Dingin. Benar-benar dingin.
Aku ingin sekali teriak keras-keras bahwa aku sedang kedinginan. Tapi rasanya tidak mungkin lagi. Aku terlalu kedinginan. Dan lagi tidak penting seandainya aku berteriak. Aku tidak mungkin mundur lagi. Kamu juga tidak boleh mundur.
Aku menatap lurus pada potongan besi dihadapanku. Membayangkan apa jadinya jika kusentuh benda itu. Pasti dingin. Atau jangan-jangan aku malah membuat besi itu mendingin. Jangan-jangan seandainya aku berendam di bathub, maka aku akan punya fungsi yang sama dengan es batu dalam lemonade. Ah entahlah. Mungkin aku sudah menyamai kamu.
Mungkin itu hal yang kamu lakukan padaku dulu. Kamu membuatku beku. Menjadi es yang keras. Yang terlalu dingin, sama seperti kamu. Hubungan kita dari dulu memang ditakdirkan bagai air dan es. Kamu es yang ketika disatukan dengan air - dengan aku, akan melebur menjadi aku. Aku melebur menjadi kamu. Kita bersatu. Menjadi sama. Menjadi air es yang dingin.
Tidak. Kita bukan air es. Kita tak pantas disebut air es. Kita es. Ternyata aku tak mampu merubahmu. Kamu yang merubahku menjadi kamu. Menyamakan, terlalu sama sampai tak bisa lagi melengkapi.
Dan aku mulai membenci dunia ini. Dunia serba dingin yang kau ciptakan. Aku butuh kehangatan yang membuatku melunak, mencair, kembali menjadi aku yang dulu. Aku yang benar-benar aku. Tanpa dingin milikmu. Tanpa kamu.
Tapi aku tak punya pilihan. Kamu adalah pilihanku satu-satunya. Karena aku tak mau membuat orang lain bernasib sama sepertiku. Aku tidak mau menjadikan orang lain sedingin aku saat ini. Besi atau kayu. Daun maupun bumi. Tidak akan kusentuh mereka. Aku akan tetap bersamamu. Aku harus.
Huaaa... Ini terinspirasi saat hujan turun. Dan saya berada didepan lappy bersama naskah drama. Saya menahan diri untuk menulis karena blog ini belum boleh ditulisi. Tapi saya tidak kuat. Takut inspirasi saya hilang. Dan kelihatannya jadwal saya memadat minggu2 ini meskipun libur -,,-
Labels: Story
ABOUT
The Author
I was lost,
about to fall into despair
dividing the tall grass,
glaring at the blurring sun,
you said,
“if you’re alone, come with me”
TUMBLR |
TWITTER |
BLOGSKINS |
GRAPHIC SITE
ABOUT
This Blog
Secret Sanctuary. And please, Terarrium with single 'r' on the beginning and double 'r' on the next.
» Blog name: 幸せ ♣
» URL: aqua-terarrium.blogspot.com
» Blog started since: 20xx
» Blog best viewed in Google Chrome; 1600x900 or above