Cakwe - Tanjoubi Omedetou Furukawa Yuki
Wednesday, December 18, 2013
@5:35 AM
Sudah dua karya Winna Efendi yang kubaca. Entah kenapa aku agak pegel sama orang ini.
Yang baru beberapa menit lalu selesai kubaca judulnya 'Remember When'. Bahasanya lebih klasik. Lebih gampang dibaca dan bukan tipe diksi yang aku suka . Tapi aku bukannya fokus di diksi, tapi ceritanya /ceilah/. Biasanya aku ogah2an baca buku yang bahasanya gak aku suka. Yang sekenanya. Terserah mau semainstream apa ceritanya, yang penting bahasanya bisa naikin mood buat bikin cerita lagi, bakalan kubaca (asal gak gore atau porno).
Tapi yang ini bikin penasaran. Dan pembawaan tokohnya keren /ceilah ceilah/. Cuma, seperti biasa, Winna Efendi selalu nyebelin.
Untuk buku pertamanya yang kubaca judulnya 'Ai'. Aku suka diksinya, meski ceritanya udah ketebak. Tapi, endingnya sialan. Entah kenapa aku pengen tokoh utama ceweknya mati aja sekalian - - dan aku pengen ending yang gak kayak gitu, kalo emang tokoh 'Natsu' perlu dan harus di munculin.
Dan yang Remember When ini, aku kasian sama tokoh Moses, yang entah kenapa pas baca itu yang kubayangin mukanya mirip /piip/. Hehe
Nyebelin beneran. Dia disiksa banget di novel ini. Seperti biasa, aku nge-skip ending kebanyakan film dan buku. Karna aku suka happy ending. Cuma aku gak suka ngelihat atau ngebaca adegan2nya. Dan yang paling aku gak suka itu ngeliat tokoh tersiksa semacam Moses, atau Jacob di twilight, Choi Young Do di The Heirs, siapa pun itu pas ending cerita. Mereka selalu kelihatan melas. Dan Winna Efendi kelihatannya hampir selalu bikin tokoh semacam itu - -
Oh ya. Tanjoubi Omedetou Yuki-chan. Wish can watch your recent movie with Masaki T^T. Not sure someone will share it as soon as the loss of my memory about that movie. I even can't remember the title (kok tiba2 inggrisan gaje gini)
Btw, barusan aku beli banyak cakwe karna pengen dari lusa kemarin.
Tapi kayaknya kebanyakan deh /sekali lagi, dunia harus tahu/